Satelit GEO, MEO, dan LEO, Apa Bedanya?

Satelit memiliki peran yang sangat penting dalam bidang komunikasi. Dengan satelit, kita dapat berbicara dengan orang yang tinggal berjauhan menggunakan ponsel, menonton berbagai program televisi, mendengarkan radio di mobil, mengakses informasi di internet, dan sebagainya. 

Sumber ilustrasi: https://www.freepik.com/premium-photo/crew-exploration-vehicle-space_28814971.htm?query=satellite 

Secara umum, ada tiga lintasan tempat satelit komunikasi mengorbit, yakni geostationary orbit (GEO), middle earth orbit (MEO), dan low earth orbit (LEO). Satelit yang mengorbit di ketiga lintasan ini memiliki spesifikasi yang berbeda dengan keunggulannya masing-masing. 

Supaya #SahabatPrimacom lebih paham, artikel berikut akan menguraikan 3 perbedaan mendasar antara satelit GEO, MEO, dan LEO! 

Jarak satelit ke bumi

Perbedaan yang paling mudah diidentifikasi adalah dari segi jarak satelit ke bumi. Satelit GEO adalah yang paling jauh dari bumi. Satelit ini mengorbit pada ketinggian sekitar 35.000 km dari permukaan bumi. Sementara itu, satelit MEO berada pada ketinggian 8.000 km hingga 20.000 km dari permukaan bumi. Yang paling dekat dengan bumi adalah satelit LEO. Jaraknya berkisar 200 km hingga 3.000 km dari permukaan bumi. 

Besar latensi

Latensi dapat diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan informasi hingga saat informasi tersebut diterima. Semakin dekat dengan bumi, latensi yang dihasilkan satelit akan semakin kecil. Itu sebabnya, latensi satelit LEO yang paling kecil jika dibandingkan dengan satelit MEO dan GEO.

Pemanfaatan

Satelit GEO dan LEO umumnya dimanfaatkan untuk menunjang bidang telekomunikasi. Sementara itu, satelit MEO lebih banyak dipakai untuk sistem global positioning, seperti GPS, GLONASS, GALILEO, dan BeiDou.  

Itu dia 3 perbedaan utama satelit GEO, MEO, dan LEO. Melalui stasiun bumi bergerak yang menggunakan antena seperti Kymeta Hawk u8, pengguna dapat memanfaatkan dua dari tiga lintasan orbit satelit, yaitu GEO dan LEO. Teknologi yang disematkan pada Kymeta Hawk u8 memungkinkan perpindahan konstelasi GEO ke LEO dalam waktu singkat. Antena yang ringkas, modern, dan mudah dipasang pada kendaraan membuat pengguna Kymeta Hawk u8 dapat selalu terkoneksi meskipun berpindah-pindah lokasi. 

Ingin konsultasi lebih lanjut mengenai solusi yang mampu dihadirkan Kymeta Hawk u8? Klik di sini!

Similar Posts