Beli Starlink Maritime di Sini, Ditangani Teknisi Profesional

Gambar hanya ilustrasi.

Konektivitas di kapal membutuhkan perangkat yang tepat sekaligus instalasi yang disesuaikan dengan kondisi maritim. Pelajari bagaimana Starlink Performance dan dukungan teknisi profesional dapat membantu memenuhi kebutuhan konektivitas kapal saat berlayar di tengah laut.

#SahabatPrimacom, saat mencari layanan Starlink Maritime, perangkat bukan satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan. Cara pemasangan, penempatan perangkat, konfigurasi, hingga dukungan teknis juga menjadi bagian dari persiapan agar layanan Starlink Maritime dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Berbeda dengan konektivitas di daratan, penyediaan internet di kapal memiliki tantangan tersendiri. Kapal dapat beroperasi jauh dari infrastruktur jaringan terestrial dan terus berpindah lokasi. Kondisi lingkungan seperti pergerakan kapal, paparan air laut, serta keberadaan berbagai struktur di atas kapal juga perlu diperhatikan ketika memasang perangkat Starlink Maritime.

Karena itu, memilih teknologi konektivitas saja belum cukup. Perusahaan juga perlu memperhatikan bagaimana perangkat tersebut dipasang, di mana perangkat ditempatkan, bagaimana koneksi dikonfigurasi, serta siapa yang akan menangani kebutuhan teknis apabila diperlukan penyesuaian di lapangan.

Baca Juga: Beli Starlink Maritim untuk Kapal Bisa di Sini!

Internet Starlink Maritim untuk Kapal

Kapal saat ini tidak hanya digunakan untuk membawa penumpang atau barang dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Berbagai aktivitas di dalamnya juga semakin bergantung pada sistem digital, mulai dari komunikasi, pertukaran data, pemantauan kondisi kapal, akses informasi cuaca, hingga koordinasi dengan tim yang berada di darat.

Pada Maret 2026, International Maritime Organization (IMO) menyetujui strategi global mengenai digitalisasi maritim yang menekankan interoperabilitas, standardisasi sistem, pertukaran data, serta tata kelola data yang efektif. Artinya, kebutuhan konektivitas di kapal tidak hanya berkaitan dengan menyediakan akses internet. Koneksi juga dapat menjadi bagian dari infrastruktur yang mendukung pertukaran informasi antara kapal, kantor, pelabuhan, dan berbagai sistem yang digunakan dalam operasional maritim.

Di Indonesia sendiri, aktivitas transportasi laut memiliki skala yang besar. Data BPS menunjukkan bahwa sepanjang Januari hingga Desember 2025, angkutan laut domestik mencatat 30,5 juta penumpang dan 508,4 juta ton barang yang diangkut. Angka tersebut menunjukkan besarnya aktivitas yang berlangsung melalui sektor transportasi laut dan kebutuhan infrastruktur pendukungnya.

Dalam kondisi seperti ini, konektivitas yang dapat mendukung komunikasi dan pertukaran data selama kapal beroperasi menjadi salah satu kebutuhan yang semakin relevan.

Baca Juga: Cara Langganan Starlink untuk Kapal via Reseller Resmi

Starlink Performance, Perangkat untuk Kebutuhan Maritime

Untuk kebutuhan maritim, seperti pemasangan di tugboat, tongkang (barge) untuk mengangkut muatan, kapal kargo, kapal penumpang, hingga offshore rig, perangkat internet yang digunakan perlu memiliki ketahanan dan kemampuan yang sesuai. Starlink Performance dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan tersebut.

Starlink Performance, atau yang dulu dikenal dengan nama Starlink FHP, merupakan perangkat Starlink yang dirancang untuk mendukung konektivitas di lingkungan yang membutuhkan ketahanan lebih tinggi. 

Situs web resmi Starlink menyebut bahwa Starlink Performance mampu menghadirkan kecepatan unduhan sampai dengan 400+ Mbps. Antena Starlink Performance menggunakan teknologi electronic phased array dengan field of view 140°. Antena memiliki berat sekitar 5,2 kg dengan dimensi 609 × 396 × 40 mm. 

Starlink Performance memiliki rating IP69K ketika kabel terpasang dan IP68 ketika kabel tidak terpasang. Perangkat dirancang untuk beroperasi pada temperatur -40°C hingga 60°C dan memiliki kemampuan bertahan terhadap kecepatan angin 270+ km/jam. 

Spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa Starlink Performance tidak hanya ditujukan untuk menyediakan akses internet, tetapi juga dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan konektivitas pada lingkungan yang lebih menantang.

Baca Juga: 3 Fakta tentang Internet Starlink untuk Kapal!

Bukan Hanya Soal Membeli Perangkat

Membeli Starlink Maritime merupakan langkah awal. Setelah perangkat tersedia, masih terdapat sejumlah hal yang perlu dipersiapkan sebelum konektivitas dapat digunakan. Salah satunya adalah lokasi pemasangan antena.

Pada kapal, menentukan lokasi seperti ini tentu membutuhkan perhatian lebih. Struktur kapal dapat memiliki berbagai tiang, antena, cerobong, pagar, maupun peralatan lain yang berpotensi masuk ke area pandang antena. Karena itu, lokasi pemasangan perlu diperiksa terlebih dahulu agar perangkat dapat ditempatkan pada posisi yang sesuai.

Instalasi di Kapal Memiliki Tantangan Tersendiri

Lingkungan maritim juga memiliki karakteristik yang berbeda dengan instalasi perangkat di gedung atau rumah. Perangkat berada di lingkungan yang dapat terpapar air, udara laut, garam, getaran, dan pergerakan kapal.

Starlink memberikan panduan khusus untuk penggunaan maritim. Pada Starlink Performance, misalnya, produsen merekomendasikan penggunaan mounting yang sesuai dan pemasangan pada permukaan yang kokoh. Panduan tersebut juga memperhatikan pengelolaan air, penggunaan sealant pada titik tertentu, serta pengamanan pengikat agar tidak mudah mengalami pergeseran akibat getaran, termasuk radius tekukan minimum kabel sebesar 5 cm karena tekukan tajam dapat memengaruhi throughput.

Detail seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi menjadi bagian penting dari proses instalasi. Kesalahan dalam menentukan lokasi, pemasangan, maupun pengelolaan kabel dapat memengaruhi penggunaan perangkat setelah terpasang.

Baca Juga: Beli Starlink untuk Kapal Pribadi? Bisa di Sini!

Mengapa Teknisi Profesional Dibutuhkan?

Dengan berbagai aspek tersebut, dukungan teknisi dapat membantu perusahaan menangani proses instalasi secara lebih profesional. Teknisi dapat membantu melakukan pengecekan lokasi, menentukan penempatan perangkat, menangani pemasangan, mengatur koneksi, hingga melakukan pengujian setelah perangkat terpasang. Proses tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi kapal dan kebutuhan konektivitas yang ingin digunakan.

Dukungan teknis juga menjadi semakin relevan ketika Starlink Maritime tidak hanya digunakan sebagai akses internet, tetapi menjadi bagian dari jaringan yang mendukung aktivitas operasional, seperti akses sistem navigasi dan pemantauan kapal, berkomunikasi dengan kantor pusat, mengirim dan menerima data operasional, mendukung sistem monitoring, hingga mengakses aplikasi perusahaan dari lokasi yang jauh dari jaringan terestrial.

Beli Starlink Maritime di Primacom

Primacom menyediakan solusi Starlink untuk kebutuhan maritim sekaligus dukungan teknis untuk membantu proses implementasinya. Dengan dukungan teknisi profesional, perusahaan dapat mempersiapkan kebutuhan Starlink Maritime mulai dari pemesanan perangkat hingga instalasi di lokasi dan maintenance. 

Jika #SahabatPrimacom sedang mencari vendor untuk beli Starlink Maritime sekaligus membutuhkan dukungan teknisi profesional, Primacom dapat menjadi opsi yang patut dipertimbangkan. 

Primacom merupakan Authorized Starlink Reseller alias reseller resmi Starlink di Indonesia. Berpengalaman sejak 1991 melayani kebutuhan komunikasi perusahaan, Primacom memiliki rekam jejak yang panjang dalam menghadirkan layanan yang andal untuk mendukung kelancaran operasional. 

Hubungi tim Primacom di sini atau email ke marketing@primacom.co.id untuk konsultasi lebih lanjut mengenai Starlink Maritime untuk kapal! 

Similar Posts