Cek Fakta! Waspada Modus Penipuan “Starlink Pocket” dan “Starlink SIM Card”

- Sejumlah oknum mengaku menjual “Starlink Pocket” dan “Starlink SIM Card”.
- Sudah ada masyarakat yang tertipu.
- Bagaimana tips agar masyarakat lebih waspada?
Jakarta, 21 Mei 2026 –– Di tengah popularitas Starlink untuk mendukung hadirnya koneksi internet di kawasan terpencil, banyak oknum di media sosial mengaku menjual varian terbaru dari perangkat Starlink, yakni “Starlink Pocket” dan “Starlink SIM Card”.
Konon, “Starlink Pocket” diklaim sebagai perangkat kecil menyerupai modem atau powerbank yang disebut-sebut mampu menghadirkan internet satelit tanpa perlu antena. Sementara itu, “Starlink SIM Card” digadang-gadang sebagai kartu SIM yang dapat langsung digunakan di ponsel untuk terhubung ke jaringan satelit tanpa perangkat tambahan.
Baca Juga: Cek Fakta! Apakah Starlink SIM Card Sudah Ada?
Benarkah Demikian?
Faktanya, hingga Mei 2026, tidak ada produk resmi dengan nama maupun fungsi tersebut yang dirilis oleh pihak Starlink. Penelusuran melalui kanal resmi, termasuk website Starlink, menunjukkan bahwa perangkat seperti “Starlink Pocket” maupun “Starlink SIM Card” tidak pernah diumumkan ataupun dipasarkan.
Secara teknologi, klaim tersebut juga tidak sesuai dengan prinsip dan cara kerja Starlink. Pada dasarnya, Starlink beroperasi menggunakan jaringan satelit di orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO) yang terhubung dengan perangkat pengguna di bumi melalui antena atau dish. Antena Starlink dirancang dengan teknologi phased-array antenna, yang memiliki kemampuan tracking otomatis ke satelit di luar angkasa yang bergerak cepat serta modul pemrosesan sinyal yang kompleks.
Perangkat antena atau dish Starlink harus memiliki garis pandang langsung ke langit agar dapat menangkap dan mempertahankan koneksi dengan satelit yang terus bergerak di orbit. Dengan mekanisme tersebut, perangkat kecil seperti modem saku atau SIM card secara teknis tidak memiliki kapasitas untuk menggantikan fungsi dish.
Dengan demikian, klaim bahwa perangkat modem seukuran saku atau kartu SIM untuk langsung terhubung ke internet satelit tanpa antena tambahan bertentangan dengan prinsip dasar teknologi komunikasi satelit itu sendiri.
Baca Juga: Cek Fakta! Benarkah Starlink Pocket Sudah Beredar?
Sudah Memakan Korban
Dengan maraknya oknum yang mengaku menjual “Starlink Pocket” dan “Starlink SIM Card” di media sosial, dampaknya tidak lagi sekadar kebingungan publik. Sejumlah pelaku bisnis dilaporkan telah menjadi korban setelah tergiur penawaran “Starlink Pocket” dan “Starlink SIM Card” dengan harga murah dan klaim penggunaan yang praktis.
Primacom sebagai Authorized Starlink Reseller di Indonesia pernah menerima aduan dari masyarakat yang mengaku telah melakukan transaksi pembelian melalui media sosial. Dalam beberapa kasus, korban menyampaikan bahwa setelah pembayaran dilakukan, penjual tidak lagi dapat dihubungi.
Salah satu pelaku usaha yang enggan disebutkan namanya mengaku melakukan pembelian karena kebutuhan operasional di lokasi proyek yang sulit dijangkau jaringan konvensional. Ia tergiur dengan klaim perangkat yang bisa langsung digunakan tanpa instalasi.
“Awalnya karena butuh cepat untuk operasional di lapangan. Setelah saya transfer, langsung tidak bisa dihubungi lagi. Uang saya 12 juta hilang,” ujarnya.
Baca Juga: Waspada Modus Penipuan Starlink Saku! Hubungi Reseller Resmi agar Tidak Tertipu!
Tips Agar Tak Tertipu
Menanggapi hal tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan membeli perangkat yang belum jelas keasliannya, terutama untuk kebutuhan bisnis atau operasional perusahaan.
Vice President of Product Development Primacom, Andy Liminata, menyampaikan bahwa risiko pembelian perangkat dari sembarang pihak tidak hanya menyangkut kerugian finansial, tetapi juga berdampak serius pada kelangsungan operasional, keamanan data, hingga aspek kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Masyarakat disarankan untuk selalu mengecek ulang informasi melalui website resmi Starlink sebelum melakukan pembelian. Jika suatu produk belum tercantum atau diumumkan secara resmi, seperti ‘Starlink Pocket’ dan ‘Starlink SIM Card’, maka patut dipertanyakan keasliannya,” jelas Andy.
Dalam kondisi ragu, langkah terbaik adalah melakukan konfirmasi kepada reseller resmi Starlink, seperti Primacom. Sebagai Authorized Reseller Starlink di Indonesia, Primacom menegaskan bahwa pembelian melalui jalur resmi memastikan keaslian perangkat, dukungan instalasi dan aktivasi, serta layanan purnajual yang sangat penting khususnya bagi kebutuhan skala perusahaan.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kewaspadaan menjadi kunci. Jangan mudah percaya pada informasi sebelum melakukan pengecekan ulang ke beberapa sumber. Dalam konteks pembelian Starlink, konfirmasi ke reseller resmi dapat menjadi salah satu solusinya.
