Primacom.com – 12/06/2020

 

Pandemi membawa dampak negatif bagi perekonomian Negara yang juga mempengaruhi kinerja perusahaan dalam berbagai bidang. Beberapa diantaranya harus mengambil keputusan demi keberlangsungan perusahaan pada masa yang sulit ini.  Ada yang dengan berat hati harus merumahkan karyawannya atau melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan juga melakukan pemotongan gaji karyawan dengan jumlah tertentu.

 

 

Source : Freepik.com

 

 

Melihat kondisi seperti ini maka penting bagi kita semua untuk mengatur keuangan dengan baik. Budi Rahardjo, Perencana Keuangan One Shield Consulting memberikan beberapa tips untuk mengatur keuangan di tengah wabah pandemi ini, yakni: 

 

 

1. Memastikan Pondasi Keuangan Sehat

Gaya hidup yang lebih hemat akan membantu kita membangun fondasi keuangan yang lebih sehat. “Harus mengatur gaya hidup sesuai dengan penghasilan yang ada, karena secara logika pengeluaran menurun karena enggak ada transportasi, makan di luar dan hiburan,” jelas dia.

 
2. Melakukan Prioritas Keuangan

Pengeluaran dana berdasarkan prioritas kebutuhan agar tidak digunakan untuk hal lain yang akan merugikan kondisi sendiri.

 
3. Hindari Pengeluaran Tetap Berbiaya Tinggi

Menghindari pengeluaran tetap berbiaya tinggi tentunya akan membantu penghematan anggaran. “Di saat seperti ini, Anda harus menekan pengeluaran habis-habisan, apalagi jika dirasa hal tersebut tidak diperlukan,” ungkap Budi. Kecuali hal tersebut diperlukan bagi yang menjalankan WFH (Bekerja Dari Rumah), maka kita harus memprioritaskan kebutuhan kerja. Sebagai contoh bagi semua orang yang menjalankan WFH tentunya membutuhkan jaringan internet yang tinggi, maka lebih baik jika kita memenuhi kebutuhan internet kita untuk hal yang berhubungan dengan pekerjaan.

 
4. Jangan Mudah Terjebak dengan Promosi

Promosi memang salah satu taktik yang digunakan penjual untuk menarik lirikan pelanggan. Tetapi, lebih baik jika kita tidak mudah tergoda dengan promo ya, pastikan produk promo yang kita beli sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

 
5. Hindari Mengambil Dana Darurat

Dana darurat yang harus kita persiapkan untuk menghadapi hal tidak terduga adalah minimal untuk 3 sampai 6 bulan kedepan. Hal ini menjadi penting pada situasi tidak pasti seperti pandemi ini, karena tidak menutup kemungkinan bahwa pendapatan akan terhenti suatu ketika. “Anda harus memikirkan penghasilan yang mungkin menurun. Sisihkan 3-6 bulan dana darurat untuk pengeluaran, kalau tiap bulan 3 juta, ya minimal Anda harus memiliki dana Rp 9 juta sampai dengan Rp 18 juta,” katanya.

 
6. Mencari Sumber Pendapatan Baru

Pada kondisi ini semua orang mulai memanfaatkan keahlian yang dimiliki, seperti ibu rumah tangga yang pandai masak menggunakan momentum ini untuk berjualan makanan padahal sebelumnya tidak berjualan. Situasi pandemi ini sangat berpotensi untuk menghasilkan pendapatan tambahan / sampingan. “Salah satu cara bertahan hidup adalah memanfaatkan peluang yang ada dan memastikan mempunyai mode untuk bertahan hidup di situasi buruk,” tegasnya.

 

 

 

Nah, itu dia beberapa tips yang bisa kita terapkan saat pandemi ini ya PartnersStay tune dengan semua update dari Primacom dan pastikan jaringan internetmu selalu prima!

 

 

 

Sumber

Kompas.com "Tips Mengatur Keuangan Saat Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19"
https://money.kompas.com/read/2020/04/27/113146526/tips-mengatur-keuangan-saat-ramadhan-di-tengah-pandemi-covid-19?page=all