Setelah sempat melandai, grafik pencatatan jumlah kasus positif COVID-19 kembali melonjak tajam. Seperti yang dilaporkan oleh Kompas, tercatat setidaknya penambahan 21.807 kasus baru dalam satu hari di Indonesia per 30 Juni 2021. Lonjakan kasus ini tidak hanya membuat masyarakat semakin panik, tetapi juga membuat sektor ekonomi dan bisnis ikut terguncang.

 

 

 


Sumber Ilustrasi: Freepik.com

 

 

 

 

Di tengah kekhawatiran dan kecemasan yang timbul, praktik mindfulness dapat menjadi alternatif untuk membuat jiwa dan raga lebih terkendali serta membantu pikiran menjadi lebih jernih saat mengambil keputusan. Dilansir dari BBC, mindfulness merupakan praktik menaruh perhatian penuh pada apa yang terjadi di masa kini, termasuk pikiran, perasaan, dan persepsi yang dialami. Praktik ini membuat kita lebih menghargai momen yang sedang terjadi serta membantu dalam mengatasi kondisi-kondisi sulit.

 

Lebih lanjut, American Psychologists Association seperti yang dikutip dari Positive Psychology, menggarisbawahi bahwa yang terpenting dari praktik mindfulness, kita tidak boleh memberi penilaian ataupun penafsiran pada apa yang sedang diamati.

 

Sementara itu, Claire Kelly, Direktur Kurikulum dan Pelatihan Mindfulness di School Project, mengatakan, apabila kita menaruh perhatian penuh pada apa yang sedang terjadi, kita mampu menentukan cara kita merespons dan bertindak akan apa yang kita amati, rasakan, atau bahkan lakukan.

 

Mindfulness membuat pelakunya mampu mengendalikan pikiran dan perasaan mereka, mengajari mereka untuk berkonsentrasi dan lebih percaya diri,” sebut Claire.

 

Namun, sebenarnya apa saja langkah-langkah yang dapat #SahabatPrimacom lakukan untuk mewujudkan hidup yang lebih mindful? Profesor Mark Williams, mantan direktur di Oxford Mindfulness Centre, dalam BBC menguraikan ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan apabila #SahabatPrimacom ingin memulai hidup yang lebih mindful.

 
1. Perhatikan Rutinitas

Saat sedang melakukan aktivitas sehari-hari, coba fokuskan perhatian pada hal-hal sederhana, seperti makanan yang kita konsumsi ataupun pada sensasi angin yang mengenai kulit saat kita sedang jalan. Walaupun tampak sepele, perhatian pada hal-hal kecil yang kita lakukan sehari-hari ini dapat memicu otak untuk melihat suatu rutinitas dari perspektif yang berbeda.

 
2. Amati Pikiran

Praktik mindfulness bukan bertujuan untuk mengosongkan pikiran, melainkan untuk mengamati pikiran-pikiran apa saja yang muncul di benak #SahabatPrimacom. Oleh karena itu, cobalah memejamkan mata dan mengamati pikiran-pikiran yang muncul. Bayangkan saja seperti #SahabatPrimacom berdiri di sebuah stasiun bus dan mengamati berbagai macam bus datang dan pergi tanpa berusaha untuk mengusirnya.

 
3. Identifikasi

Bagi sebagian orang, mengembangkan kesadaran akan lebih mudah dilakukan dengan mengidentifikasi pikiran ataupun perasaan yang muncul. Misalnya, #SahabatPrimacom dapat mengatakan, “Sekarang perasaan yang sedang saya alami adalah khawatir tidak dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu”. Coba deskripsikan pikiran atau perasaan yang muncul.

 
4. Fokus pada Masa Kini

Mindfulness adalah latihan untuk mengamati dan merasakan momen-momen yang sedang terjadi di waktu kini. Oleh karena itu, latih diri #SahabatPrimacom agar tidak terperangkap pada ingatan masa lalu atau pada rencana-rencana di masa depan. Sebab, apabila berlarut-larut, hal tersebut dapat memicu stres dan depresi.

 

 

 

Setelah melatih pikiran agar lebih mindful, selanjutnya yang dapat #SahabatPrimacom praktikkan adalah menerapkan komunikasi yang penuh kesadaran khususnya saat berinteraksi dengan rekan kerja. Bagaimana ya caranya? Tunggu di artikel selanjutnya, ya #SahabatPrimacom!