E-Commerce yang Paling Banyak Dipakai di Indonesia per 2026

Pertumbuhan e-commerce harus didukung dengan kesiapan infrastruktur digital yang memadai, meliputi jaringan komunikasi, cloud, hingga business intelligence. Dari banyak e-commerce di Indonesia, mana yang paling sering digunakan masyarakat? 

Belanja online sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perkotaan. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, elektronik, fashion, hingga kebutuhan bisnis, semuanya dapat dibeli melalui platform e-commerce hanya dalam beberapa klik.

Seiring meningkatnya aktivitas belanja online, persaingan antar platform e-commerce juga semakin ketat. Di tengah persaingan platform e-commerce, mana yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia sepanjang tahun 2026?

Menurut survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Shopee masih menjadi e-commerce yang paling sering diakses masyarakat Indonesia dengan persentase 47,5%. Di posisi berikutnya terdapat TikTok Shop sebesar 33,4%, disusul Tokopedia sebesar 11,2% dan Lazada sebesar 6,2%.

Baca Juga: UMKM Go Digital Tanpa Ribet? Mulai dari QRIS!

Shopee Masih Memimpin Pasar

Posisi Shopee sebagai platform yang paling banyak digunakan menunjukkan bahwa strategi promosi, variasi produk, serta pengalaman berbelanja yang ditawarkan masih menjadi daya tarik utama bagi konsumen Indonesia. Selain itu, Shopee juga mencatat jumlah kunjungan website yang sangat tinggi sepanjang 2026. Pada Januari 2026 saja, situs Shopee Indonesia mencatat sekitar 167 juta kunjungan, jauh di atas para pesaingnya.

TikTok Shop Terus Menguat

TikTok Shop menempati posisi kedua dengan tingkat penggunaan yang cukup signifikan. Popularitas platform ini didorong oleh integrasi antara hiburan dan aktivitas belanja melalui fitur video pendek serta live shopping. Model social commerce yang menggabungkan konten dan transaksi membuat proses pembelian menjadi lebih interaktif dan mendorong pertumbuhan pengguna dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Apakah Starlink Bisa untuk UMKM?

Infrastruktur Digital Menjadi Fondasi E-Commerce

Pertumbuhan e-commerce tidak hanya didorong oleh aplikasi yang digunakan konsumen, tetapi juga oleh infrastruktur teknologi yang mendukungnya. Semakin tinggi jumlah pengguna dan transaksi, semakin besar pula kebutuhan akan jaringan yang stabil, kapasitas data yang memadai, serta sistem yang mampu beroperasi tanpa henti.

Karena itu, pengembangan ekonomi digital Indonesia tidak dapat dilepaskan dari investasi pada infrastruktur digital yang kuat. Konektivitas, cloud, data center, dan keamanan siber menjadi fondasi yang memungkinkan platform e-commerce melayani jutaan pengguna setiap hari.

Primacom menawarkan layanan terintegrasi untuk mendukung digitalisasi bisnis, meliputi internet Starlink, fiber optic, radio HT, cloud, data center, hingga AI dan middleware. Hubungi tim Primacom di sini atau email ke [email protected] untuk konsultasi lebih lanjut!

Similar Posts