Primacom.com – 03/07/2020

 

Masa pandemik hingga pemberlakuan masa transisi menuju new normal tentunya mempengaruhi cara kita dalam mengelola kehidupan, salah satunya adalah keuangan. Keadaan yang tidak menentu ini, telah menciptakan banyak kebiasaan baru seperti berbelanja berbagai kebutuhan hidup secara online. Belanja online di tengah masa-masa ini dapat menjadi seperti pedang bermata dua. Di satu sisi, dipandang sebagai langkah yang efektif dan efisien pada saat ini, namun, jika tidak dikontrol dengan bijak dapat menjadi boomerang yang berujung pada pemborosan yang tidak disadari.

 

 

Source : finsy.co.id

 

 

Perencana Keuangan Aidil Akbar Madjid menyarankan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatur keuangan pada new normal ini, yaitu:

 
1. Membawa bekal

Bagi para pekerja yang sudah mulai masuk kantor maupun yang masih di rumah, akan lebih baik jika tidak membeli makanan di luar. Kita harus esktra menjaga kebersihan termasuk kualitas makanan, jika kita membuat atau mempersiapkan bekal sendiri dari rumah akan lebih higienis dibanding makanan di luar yang kita tidak tahu bagaimana proses pembuatannya.

 
2. Belanja sesuai kebutuhan

Meskipun kita telah berhemat selama beberapa bulan lalu, namun ini bukan saat yang tepat untuk menghamburkan uang membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Contoh seperti membeli baju, gadget baru, belanja online yang berlebihan, dan lain sebagainya. Lebih baik kita alokasikan untuk belanja kebutuhan sehari-hari.

 

Sedangkan menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho mengatakan bahwa biaya yang tidak dibutuhkan saat ini adalah biaya rekreasional yang dapat dialokasikan untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

 

Kalau menurut Perencana Keuangan dari OneShildt, Risza Bambang berpendapat bahwa uang jajan akhir pekan yang bisa dialokasikan untuk membeli sembako atau vitamin yang dibutuhkan untuk kesehatan tubuh. Beberapa tips dari Risza untuk memanfaatkan uang jajan akhir pekan adalah sebagai berikut:

 
1. Jadikan sebagai dana darurat

Dana darurat yang disimpan dapat dalam bentuk cash atau tabungan.

 
2. Untuk membeli bahan pokok/sembako

Akan lebih berguna ketika kebutuhan sembako terpenuhi untuk kelangsungan hidup di tengah pandemi ini.

 
3. Tunda sementara investasi

Sementara ini lebih baik untuk tidak membeli instrumen investasi dikarenakan pasar modal dan keuangan saat ini sedang lesu karena dampak pandemi.

 
4. Jangan belanja yang tidak penting

Belanja kebutuhan primer adalah hal yang utama, kita dapat mengurangi belanja online ataupun hal yang kurang penting yang hanya untuk memenuhi keinginan bukan kebutuhan.

 

 

Semoga keempat tips ini bisa kita terapkan untuk mengatur keuangan dalam meyambut new normal, yah Partners! Yuk, jadi lebih bijak dengan mencukupkan diri dalam mengatur keuangan sesuai dengan kebutuhan hidup bukan keinginan semata.

 

 

 

Sumber

Detik.com "Tips Atur Dompet Biar Nggak Boncos Selama New Normal”

https://finance.detik.com/perencanaan-keuangan/d-5028217/tips-atur-dompet-biar-nggak-boncos-selama-new-normal