Kekuatan kata-kata ternyata jauh melampaui apa yang sering kita duga. Prinsipnya pun sederhana. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Cohen & Sherman (2014), kata-kata positif yang diulang-ulang kepada diri sendiri nyatanya dapat memengaruhi pikiran supaya menjadi lebih rileks dalam mengatasi berbagai situasi.

 

Dalam lingkup psikologi, kata-kata penyemangat yang ditujukan kepada diri sendiri lebih dikenal dengan istilah self-affirmation. Bagi yang belum pernah mempraktikkan self-affirmation, manfaatnya mungkin akan terasa tidak masuk akal. Bagaimana mungkin kata-kata dapat membawa dampak yang baik bagi tubuh?

 


Sumber Illustrasi: freepik.com

 

 

 

 

Bukti Ilmiah

Penelitian lebih lanjut mengenai self-affirmation dilakukan oleh Cascio, dkk. (2016). Dilansir dari Positive Psychology, mereka menggunakan teknologi MRI untuk mengamati jaringan saraf. Hasilnya, bagian otak ventromedial prefrontal cortex menjadi cenderung lebih aktif saat merespons afirmasi positif.

 

Self-affirmation dilaporkan dapat membuat seseorang menjadi lebih rileks ketika merespons informasi atau situasi yang tidak menyenangkan. Dengan kata lain, self-affirmation berkontribusi untuk membentuk optimisme dan mengurangi stres pada pikiran.

 

Menjadi Lebih Positif

Seorang penulis buku ternama sekaligus seorang akademisi, Louise Hay, menyebutkan kadang-kadang kondisi kesehatan jadi tidak fit karena adanya beban pikiran dan diiringi dengan pandangan negatif terhadap diri sendiri. Menurutnya, ketika kita mampu membuat pikiran menjadi lebih positif dan optimistis, jasmani yang sehat akan turut menyertai.

 

Seorang model asal Amerika Serikat, Ashley Graham, terkenal getol mengampanyekan self-affirmation. Dikutip dari wawancaranya dengan Glamour.com, model bertubuh lebar ini mengaku ada kalanya ia merasa minder dan tidak berani menatap cermin.

 

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, Ashley sadar hal tersebut tidak tepat. Ia lantas mengganti pola pikirnya dan berani mengatakan ke dirinya sendiri bahwa “I am bold, I am brilliant, I am beautiful” alias “Saya hebat. Saya cerdas. Saya cantik.” Menurut Ashley, kecantikan perempuan bukan hanya soal fisik. Alhasil, ia jadi lebih bahagia dan percaya diri tampil dalam berbagai ajang model.

 

Apabila ingin mulai mempraktikkan self-affirmation, #SahabatPrimacom dapat mencoba 5 teknik berikut yang diuraikan oleh Healthline.

  1. Mulai dengan 3-5 menit setidaknya dua kali sehari. Sebagai contoh, #SahabatPrimacom dapat menyebutkan penyemangat dan kata-kata positif untuk diri sendiri setiap bangun pagi dan sesaat sebelum tidur.
  2. Ulangi paling tidak 10 kali. Fokuskan pikiran pada setiap kata demi kata yang #SahabatPrimacom ucapkan. Bangun kepercayaan bahwa kata-kata itu akan terwujud.
  3. Minta bantuan orang terkasih. Mendengarkan afirmasi yang sama dari orang lain dapat membantu #SahabatPrimacom menjadi lebih optimistis.
  4. Konsisten. Pastikan #SahabatPrimacom selalu konsisten mengulangi rutinitas ini. Jangan biarkan satu hari terlewati tanpa memberi afirmasi kepada diri sendiri.
  5. Bersabar. Butuh waktu agar #SahabatPrimacom menyadari perubahan signifikan setelah mempraktikkan self-affirmation. Jadi, jangan berhenti dan merasa rutinitas ini tidak berguna.

 

Sehubungan dengan hal di atas, pada bulan Maret ini, Primacom berinisiatif mengajak orang-orang agar berani menyuarakan afirmasi positif kepada dirinya sendiri dan seluruh #SahabatPrimacom melalui campaign “Speak-Up Your #SelfAffirmation” dengan memanfaatkan media sosial. Hal ini bertujuan agar kita dapat terus optimistis dan saling bahu-membahu ketika dihadapkan dengan masa sulit dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

 

Omong-omong, apa kata-kata self-affirmation #SahabatPrimacom?